7.6.11

Pindaah.. Pindaaah..

para pembaca dan pemirsah sekalian *seolah2 punya berjuta subscriber* dengan ini saya memberitahukan bahwa si nyonya sudah pindah rumah ke sini... rumah yang ini biarlah jadi kenangan *halah* :p

selamat berkunjung ke rumah baru saya :)

13.11.09

brrr

hari keenam di osaka.
dingin.
dingin.
dingin.
padahal ini belom masuk musim dingin beneran. heu,,, ayo dong badanku,,, bertahanlah,,,

3.11.09

the journey

there only 4 days left till my departure to osaka. hwahhh,,, can't wait for the journey, of course, because my husband is there and i'm longing to see him again :) i've prepared almost everything, not to forget the stocks of instant food (i'm afraid those will take half of baggage portion :p)

well, this journey is quite special for me. there will be many "first-time": my first time to go to Japan, my first time to take a flight abroad alone, and when i get there, my first time to be a housewife in my first home, far away from my home country.

then, as always, every first-time leads to many feelings mixed up in my mind. happy, sad, worried, excited, scared,,, how will it be? can i survive there? will i change? will i succeed? will it be good for me? for everyone around me? i know, all these questions can't yet be answered. and when the answers come, they're probably not always pleased me. hmmm, i just hope i can be strong enough to  go through whatever will come. wish me luck! :)

19.10.09

tulisan menyambut pagi

ketika kita jatuh cinta, setelah tali kasih itu ditambatkan dalam sebuah proses pernikahan, seketika itu kita berubah. yang dulunya terbiasa sendiri, akhirnya mulai benar2 merasakan sepi dalam kesendirian. yang dulunya tidak acuh, kini menjadi sangat peduli dengan pendapat pasangannya. dulu kita bisa terbang dengan sepasang sayap sendiri, tapi kini harus bergabung dengan sayap orang lain untuk melanjutkan perjalanan.
apakah itu berarti, jatuh cinta dan menikah hanya membuat kita lemah? hanya membuat kita semakin bergantung pada orang lain? hmmm,,, rasanya tidak sesederhana itu. mungkin segala bentuk hubungan saling ketergantungan itu membuat kita tampak lemah. seorang lelaki yang mandiri, setelah menikah terbiasa dirawat istrinya, disiapkan segala keperluannya, dimasakkan santapannya. seorang wanita yang mandiri, setelah menikah terbiasa mematuhi perintah suaminya, selalu meminta izin dan pendapat suaminya dalam melakukan sesuatu. tapi di sisi lain, ada perkembangan dalam diri mereka yang menikah. yang tadinya hanya berpikir dan merencanakan kehidupannya sendiri, kini harus berpikir dan merencanakan kehidupan bersama dengan oranglain. cakupan tanggung jawabnya pun meluas, tidak lagi terbatas pada diri sendiri. tidak lagi terbatas pada "aku", tapi pada "kita". setelah menikah, kita menjadi semakin banyak belajar. pembelajaran itulah yang akan membuat kita semakin kuat. bukankah dua pasang sayap bisa mengepak lebih hebat dibandingkan sepasang sayap saja?


*sedang mengingatkan diri sendiri

18.10.09

Sometimes When We Touch - Dan Hill

You ask me if I love you
And I choke on my reply
I'd rather hurt you honestly
Than mislead you with a lie
And who am I to judge you
On what you say or do?
I'm only just beginning to see the real you

And sometimes when we touch
The honesty's too much
And I have to close my eyes and hide
I wanna hold you til I die
Til we both break down and cry
I wanna hold you till the fear in me subsides

Romance and all its strategy
Leaves me battling with my pride
But through the insecurity
Some tenderness survives

I'm just another writer
Still trapped within my truth
A hesitant prize fighter
Still trapped within my youth

And sometimes when we touch
The honesty's too much
And I have to close my eyes and hide
I wanna hold you til I die
Til we both break down and cry
I wanna hold you till the fear in me subsides

At times I'd like to break you
And drive you to your knees
At times I'd like to break through
And hold you endlessly

At times I understand you
And I know how hard you've tried
I've watched while love commands you
And I've watched love pass you by

At times I think we're drifters
Still searching for a friend
A brother or a sister
But then the passion flares again

And sometimes when we touch
The honesty's too much
And I have to close my eyes and hide
I wanna hold you til I die
Til we both break down and cry
I wanna hold you till the fear in me subsides

12.10.09

Sebuah surat dari seorang saudara

Sebenernya surat ini udah lama banget saya terima, lebih dari 2 tahun lalu. Karena waktu itu rasanya belum pas untuk dibaca, jadilah kertas surat itu tergeletak entah dimana, terselip2 diantara tumpukan kertas lain. beberapa waktu sebelum saya menikah, tiba2 saya menemukan surat ini lagi. Surat yang begitu bagus, semoga Allah selalu memberkahi penulisnya :)

Ukhti fillah yang dirahmati
Gimana kabarnya hari ini? Semoga Allah yang Maha Indah selalu memberi keindahan dan melindungimu dari segala keburukan

Ukhti fillah yang dirahmati Allah,
"Sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang sholehah..." (Al-Hadist)

Wanita sholehah adalah sebaik-baiknya keindahan
Menatapnya menyejukkan qolbu
Mendengarkan suaranya menghanyutkan bathin
Wanita sholehah adalah bidadari surga yang hadir di dunia
Wanita sholehah adalah ibu dari anak-anak yang mulia
Wanita sholehah adalah istri yang meneguhkan jihad suami
Wanita sholehah penebar rahmat, cahaya dunia akhirat

Ukhti fillah yang dirahmati Allah,
Saya persembahkan sebuah tulisan yang mana di dalamnya terdapat 10 wasiat Rasulullah kepada putrinya Fatimah Az-Zahra.
Saya berharap dari tulisan ini engkau dapat mengambil sebuah hikmah dan pelajaran dari seorang wanita yang paling mulia, yang penuh dengan kelembutan, berwibawa, mencintai kebaikan dan berakhlak terpuji..
"Siapa yang membuatnya sedih, berarti juga membuat aku sedih, dan barang siapa menyenangkannya, berarti menyenangkanku pula" ya, ungkapan itulah yang mewakili rasa sayang Rasulullah terhadap seorang Az-Zahra (bunga) bernama Fatimah
Semoga Allah yang Maha Indah yang mencintai keindahan menjadikanmu seorang wanita yang sholehah, yang memiliki kelembutan, mencintai kebaikan, dan berakhlak mulia, menjadi sekuntum mawar yang indah, yang mekar dan kekar di tengah gelombang kehidupan, menampakkan kemuliaan layaknya seorang Fatimah Az-Zahra.

Sepuluh wasiat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yang indah yang termahal nilainya, bila kemudian dimiliki. Wasiat tersebut adalah sebagai berikut:
1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajat wanita itu.
2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah.
3. Ya Fathimah, tiadakah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
6. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Di dalam kubur akan mendapat pertamanan yang indah yang merupakan bagian dari taman sorga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya pada hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
8. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai-sungai sorga. Dan Allah mempermudah sakaratul maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman sorga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shiratal mustaqim dengan selamat.

Semoga Allah selalu membimbing dan membahagiakanmu dengan rahmatnya.

Kembali

ehm,,, ehm,, tes, tes, 123...
oke, ehm...

hwah... it's been a long time! heu,,,maklum, bulan2 kemarin saya masih menyesuaikan diri dengan kehidupan baru. bukannya kehidupan baru ini menghambat inspirasi saya loh, cuma ada media yang lebih dekat sehingga inspirasi2 itu belum sampai ke blog ini, hee.. sebagai gantinya, berikut beberapa posting yang sempet saya tulis tapi belum sempet dipajang disini. slamat menikmati ^^

17.4.09

Di km 57

Banyak orang bertanya padaku, mengapa dia?


Ah, andai saja mereka tahu, pasti pertanyaan itu akan ditujukan padanya..

12.4.09

Saat badai sudah reda

Aku tak ingin melihatmu menjadi pemuda itu
Yang merelakan arlojimu demi
menghias rambut yang sudah tak kumiliki
Karena kebanggaanmu saat mengenakan arloji itu adalah kebahagiaanku


Mungkin yang kita perlukan saat ini hanyalah sedikit lagi kemauan untuk saling memahami..

4.2.09

Disaster

Huff..
Setelah sekian lama, saat-saat seperti ini datang lagi. Waktu di mana kecemasan dan ketakutan begitu menguasai. Waktu di mana hukum murphy berlaku. Waktu di mana aku rasanya ingin menghilang, lari sejauh-jauhnya.. Rasanya ingin memaki-maki diri sendiri,mengapa bisa terulang lagi? Mengapa tidak pernah belajar dari kesalahan yang dulu? Mengapa selalu hanya ada penyesalan yang tersisa? Huff..

*hei, waktu itu kamu yang menyelamatkanku. Cepatlah kemari, selamatkan aku lagi..


---
*ternyata, kamu menyelamatkanku lagi.. terima kasih